Monday, January 26, 2015

Blog Baru

Sebenarnya aku memulai blog ini untuk melampiaskan seluruh kekesalanku pada dunia. Lalu fokusku tergantikan saat kusadari bahwa ada yg salah dengan blogku. 

Yah kau tahu, aku sudah mulai menulis blog sejak aku SD. Dan omong-omong menurutku itu keren. Dalam perjalanan hidupku menulis blog, aku telah melewati banyak hal. Dulu aku menulis blog komedi. Bukan secara langsung aku berniat menulis cerita lawak dalam blogku. Hanya saja aku pikir semua tulisan blogku ketika SD itu konyol dan sampah 100%. Tapi mungkin justru itulah letak seninya. Ketika aku mulai memasuki SMP aku sudah agak melupakan blog itu. Blog terbengkalai sampai suatu ketika guru pelajaran TIK menugaskan kami untuk membuat blog. Itu adalah titik di mana aku merasa paling keren maksimal. Secara aku sudah lihai menulis blog dan yg aku butuhkan hanya menghias blog bodohku tersebut. Seperti halnya anak SMP labil dan alay pada umumnya, aku sudah pasti mengikuti trend yg ada di sekolah. Ternyata tugas membuat blog ini sangat mengubah hidup anak-anak di sekolahku. Muncullah trend follow blog teman. Sebenarnya aku cuma follow blog sahabat terdekat dan anak kelas sebelah yang suka aku kuntit. Blog anak lain pada awalnya aku follow hanya karena rasa iba dan selanjutnya aku unfollow dgn semena-mena. Walau terdengar bodoh dan liar, trend ini meninggalkan suatu memori tersendiri di sudut hatiku. Ketika aku masuk SMA, kadang aku masih menulis blog atau hanya melihat-lihatnya saja. 

Sampai suatu saat ketika aku sudah tidak pernah menulis blog lagi atau pun melihatnya. Aku sampai lupa e-mail dan password yg aku daftarkan. Kelas 2 SMA adalah puncak-puncak kebinalanku. Pada saat itu aku terbawa nafsu dan akhirnya terlena akan kenikmatan dunia. Benar. Kenikmatan dunia yg tidak ada dunianya tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah game. Mau PC, android, PS, atau pun NDS aku menyukai semua. Keterbatasanku yg diakibatkan oleh kekangan keluarga akan game tidak menghalangiku untuk memenuhi kebutuhan rohaniku tersebut. Sebisa mungkin aku menikmati setiap harinya dengan penuh rasa syukur. Aku hampir merasa betapa indahnya jika dunia terus begini. 

Lalu, di sini aku terbaring melihat tanggalan yg menghantui. Sekarang aku adalah murid SMA Alfa Centauri kelas 12 IPS 1 semester 6. Aku berniat untuk mendaftar SNMPTN FSRD ITB dan sebagai cadangan STPB. Dari nilai aku peringkat 1. Aku tahu itu bullshit since semua tahu aku hampir tidak pernah belajar dan kalau kalian tanya aku soal urutan presiden Indonesia aku tidak yakin aku bisa menjawab dgn benar. Mungkin aku lagi mujur saja. Terlepas dari betapa mujurnya aku, mungkin harusnya aku merasa tenang mengenai jalur SNMPTN-ku tapi sebenarnya aku kalut. Fakultas yg kuinginkan menuntut untuk menyertakan portofolio karya. I'm so fucked up. Gambarku bukan apa-apa dibandingkan dengan orang-orang di luar sana. Terlebih, hari-hari sebelumnya aku malah melakukan pemalasan besar-besaran dan tidak ada waktu untuk latihan. Oke aku yg salah. Tapi berat untukku mengakui itu. 

Beberapa hari yang lalu, aku yg sedang berada pada titik balik depresiku memutuskan untuk mulai menulis blog lagi. Selain sebagai cerminan diri, juga sebagai pengikat memori mengenai terlepas dari sesempurna apa pun aku di masa depan, aku masihlah gadis yg tak luput dari kelalaian di masa SMA. Pada saat itulah aku menyadari kesalahan yg  mengawali posting ini. 

Jika kita kilas balik paragraf-paragraf sebelumnya, akan ditemui bahwa kehidupan blogku sangat menyenangkan dengan postingan bodoh dan follower yg alay. Dan tiba-tiba saja semua itu lenyap. Aku menemukan bahwa google telah menganggap aku sebagai blogger pemula bukannya blogger senior. Semua postingan dan followerku tidak ada. Dashboard-ku kosong. Hanya putih dan itu saja. Aku kalut. Belum bisa merelakan masa lalu. 

Setelah perenungan hidup yg telah kujalani beberapa saat selanjutnya, akhirnya aku bisa merelakan blog lamaku, kehidupan lamaku, dan semua memori yg terkandung di dalamnya. Aku pun memulai blog baru. Aku belum menulis apa pun kemarin. Itu terlalu berat. 

Hari ini aku melakukan log in dari device yg berbeda yg aku tak dapat menutupi betapa leganya diriku melihat semua itu kembali. Kecuali blog baru yg kubuat tentu saja. Aku masih tidak mengerti tapi aku hanya memandang dashboard dengan hikmat dan kumulai lembaran blog yg baru. 

Mungkin blog ini akan terasa lebih dewasa. Begitu pikirku. 

No comments:

Post a Comment