Saturday, February 7, 2015

Hari Hujan Seperti Hari Hujan yang Lain

Akhirnya hari ini aku ingat untuk menulis blog. Sialan! Padahal selama seminggu belakangan ini aku mengalami banyak kejadian yg cukup menarik untuk diceritakan tapi aku tidak pernah ingat untuk menuliskannya. Aku akhirnya terpaksa mem-publish post sebelumnya yg tidak sempat aku selesaikan & akhirnya menggantung begitu saja.

Oke hari ini tidak tahu kenapa aku merasa cuku malas jadi aku sejenis sengaja menterlambatkan diri. Apakah aku menggunakan ejaan yg tepat? Kata 'menterlambatkan' itu pasti ada kan. Lalu aku melakukan segala hal dgn kecepatan yg sangat l-a-m-b-a-t. Wow aku benar-benar put a lot of effort dlm kalimatku. Aku tidak mencoba untuk menjadi lucu atau jayus omong-omong. Lalu ketika aku kira aku sudah akan telat ternyata AKU TIDAK TERLAMBAT. Kadang keajaiban memang terjadi. Aku melihat banyak anak laki-laki yg juga belum datang. Pada akhirnya mereka terlambat. 

Paragraf sebelumnya memang absolutely tidak penting. Oke lanjut ke bagian di mana diadakan TO di sekolahku. Matematika & bahasa Indonesia. What the hell did i do yesterday TO matematikanya susah banget dan aku lupa menghitamkan bulatan mata pelajaran oh persetan dgn itu aku dapat mengerjakan bahasa Indonesia dgn baik-baik saja. Lalu aku pulang menaiki bis dan mrndapati bahwa hujan turun di saat yg tepat. Sialnya adalah atap bisa di atasku bocor dan aku harus mencari tempat duduk lain. Kemudian aku berjalan pulang di bawah payung cokelatku sambil menghapus lagu-lagu di hp yg sudah mulai terdengar membosankan. 

Di rumah, aku bingung harus melakukan apa berhubung film Killers yg aku dapat dari temanku dgn ajaibnya lenyap dari flashdisk yg seharusnya merupakan tempat dari film tersebut aku salinkan. Dan itu tinggal 20 menit lagi menuju akhirfilm sial harusnya aku selesaikan saja malam itu. Aku pun melihat kalender sekaligus agendaku di hp. Sungguh kosong dan jobless. Aku pun mulai menuliskan beberapa pr, tugas, ulangan, dan lainnya dan tiba-tiba saja agendaku menjadi penuh. Maksudnya itu penuh. Ya, benar-benar penuh. Aku tidak pernah mengira kehidupan sebelum kelulusan akan menjadi agenda tersibukku kali ini karena aku kira kelas 3 tidak akan sibuk jika kau tidak menganggapnya sibuk. Hei, mungkin aku hanya perlu menganggapnya tidak sibuk. Mungkin agenda adalah salah satu alat sugesti diri yg membuat kita semua berpikir bahwa kita sibuk. Bagiku ini masuk akal dan segala pertanyaan umat manusia pun terjawab. 

Kemarin aku menemukan ebook di laptop kakakku yg berjudul 'Five People Met in Heaven'. Aku baru membaca sebagian dan itu sangat menarik. Aku harap aku punya cukup banyak waktu untuk menyelesaikan buku itu secepat mungkin. Lebih tepatnya aku harap aku punya cukup waktu untuk bermain dan melakukan hal-hal yg menyenangkan. Portofolioku belum kukerjakan sama sekali dan ini alasan utama aku tidak bisa tenang. Masalahnya aku sangat tidak memiliki ide mengenai apa yg aku kugambar. Oke aku punya ide tapi aku tidak yakin ide ini adalah ide yg bagus atau tidak. Orang-orang bilang gambar saja yg aku mau tapi jelas aku seharusnya menggambar apa yg orang seni mau. 

Akhir-akhir ini aku sering memikirkan sendiri, apakah aku memang suka menggambar? Maksudku menjadikannya sebagai tugas sekolah bukan hobi yg sesekali kau lakukan sangatlah berbeda. Apakah nantinya aku akan jenuh? Aku ragu aku akan menemukan jawabannya sebelum mencoba.

No comments:

Post a Comment