Oke, aku memulai blogku ini lagi. Aku sedang mengetik di hp 3 inci jadi aku rasa hasilnya mungkin kurang bagus. Nonetheless, sudah banyak hal terjadi sejak aku terakhir menulis di sini. Yah, awalnya aku memang ingin rajin menulis di blog tapi dari dulu aku memang tak pernah bisa setia pada sesuatu yg berhubungan dgn rutinitas apalagi diari. Sudah banyak resolusi diari yg terbengkalai.
Yak, sekarang tanggal 30 Mei 2015 dan aku adalah pengangguran kelas kakap. Bukan maksudku menyombong tapi aku benar-benar merasa bosan. Yg terjadi sekarang adalah dgn ajaib dan penuh rasa syukur aku diterima SNMPTN FSRD ITB. Lalu, aku akan melakukan pendaftaran ulang tanggal 9 Juni. Tapi, masalahnya adalah sampai tanggal itu aku sangat tidak melakukan apa-apa. Sudah hampir satu bulan ini rutinitas sehari-hariku hanya terdiri dari bangun, mandi, makan, main game, baca komik, dan tidur. Yg terburuk adalah game yg aku mainkan adalah Harvest Moon! Aku tidak punya koneksi internet yg cepat sehingga aku tidak bisa mendownload game baru atau film baru atau semacamnya. Dan membeli adalah sesuatu yg out of the question.
Dari dulu aku benci menggunakan uang. Aku mulai curiga aku memiliki obsesi untuk mengumpulkan uang. Aku tidak particularly suka uang. Tapi kalau melihat uangku semakin lama semakin bertambah, itu menimbulkan kepuasan tersendiri bagiku. Dan lagipula bukankah menabung itu bagus?
Aside from that, aku tetap kebosanan bulan ini.
Berita lainnya adalah mulai tanggal 9 Juni nanti aku akan ada di asrama~! Dan mengikuti suatu program yg dinamakan matrikulasi. Aku tidak begitu tahu apa itu tapi aku tidak peduli. Yg terpenting adalah apa pun acara bodoh itu aku tetap menjalani kehidupan kuliahku yg gratis. Ya, aku mengikuti program bidikmisi dan aku cukup senang karena hanya membayangkan aku bisa menghimpun uangku lagi.
Sebenarnya, dari dulu aku sudah berpikir untuk membuat novel. Tapi, aku memiliki otak yg payah dalam pengembangan cerita. Maksudku aku sudah tahu akan terjadi ini dan itu dan lainnya tapi aku tidak dapat menemukan apa yg akan menyambungkan tiap kejadian tu. Yg kupikirkan hanya konfliknya. Maka dari itu aku rasa aku butuh lebih banyak membaca novel serius.
Aku tahu di kota ada sebuah perpustakaan lengkap dan aku sudah sangat ingin untuk meminjam buku dari tempat itu sejak lama. Tapi pergi ke kota adalah suatu hal yg merepotkan jadi aku rasa aku akan mulai meminjam ketika aku masuk asrama since tempatnya jadi lebih dekat dan since KTP milikku baru saja selesai dibuat.
Kebrengsekan hari ini adalah lagi-lagi orang itu berisik sekali. Ayolah ini jam 1 malam dan dia berbicara keras sekali sampai terdengar ke kamarku. Aku tidak heran melihat betapa buruknya pendengaranku akibat mendengar headset terlalu keras. Aku paling benci orang yg bicara cepat. Itu mengganggu. Apalagi ditambah aku benci suaranga. Lebih tepatnya aku benci semua hal yg ada pada orang itu. Aku tidak dapat menemukan satu hal pun yg dapat aku suka dari orang itu. Aku tidak pernah lebih benci terdapat seseorang daripada ini. Aku tidak pernah sesering ini menginginkan seseorang mati atau membayangkan bagaimana cara terbaik membunuhnya. Aku bahka berpikir bahwa membunuh bukanlah kejahatan mungkin aku akan membunuhnya. Tapi tentu yg kita bicarakan ini adalah aku si pengecut dan aku takkan pernah cukup berani untuk membunuh seseorang. Tapi aku sangat marah setiap mrlihatnya mendengarnya atau merasakan kehadirannya. Aku ingin memukulnya menggunakan bangku chitose yg ada di sekolahku. Aku paling benci kalau orang itu sudah terdengar menggunakan nada yg tinggi pada ibuku. Bahkan mungkin nadanya selalu tinggi. Fuck! Kenapa harus dia! Bahkan agen rahasia dulu mungkin masih lebih baik daripada bajingan ini.
Overall, my life is kinda fucked up.